Belanja Audio Juga Perlu Prioritas, Begini Formulanya!

by Yulian Lahardi

Belanja Audio Juga Perlu Prioritas, Begini Formulanya!
Kalau sistem audio standar dinilai terlalu minimalis namun anggaran belanja pas-pasan, Anda perlu formula belanja dengan mengedepankan prioritas. Bagaimana rumusnya?

Tidak sedikit pemilik kendaraan baru yang kecewa dengan gelaran hiburan kabinnya. Maklum saja lantaran dari pihak Agen Pemegang Merek (APM) juga menggelontorkan sistem audio minimalis pada produknya guna menekan budget.

Nah, kalau sudah begini, pemilik kendaraan harus jeli menyiasati tatanan audio agar hiburan kabin lebih berkualitas. Sayangnya, tidak semua konsumen memiliki anggaran banyak untuk up grade sistem audio. "Konsumen bisa menggunakan skala prioritas dalam membelanjakan uangnya guna keperluan membeli perangkat audio," bilang Andrie Widjaya selaku pemilik sekaligus instalatur audio Bassindo Mobile Audio Installer (BMAI) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
 
Menurutnya, umumnya head unit standar pabrikan mobil sudah cukup baik dan fiturnya disesuaikan dengan kelas mobil tersebut. Pun demikian bila ternyata kemampuan head unit dirasa belum mencukupi, Anda bisa pilih head unit dengan fitur-fitur kekinian buatan Tiongkok yang harganya di bawah Rp 1 juta.
 
Sehingga, katanya lagi, konsumen tinggal membeli sepasang speaker depan model split. "Dimana tweeternya diletakkan di sudut pilar A di atas dashboard dengan arah cone menuju ke pengemudi atau penumpang depan agar tercipta keseimbangan suara vokal yang dihadirkan speaker depan dengan nada berfrekuensi tinggi," bilangnya.
 
Lanjut pria yang pernah mengenyam pelatihan audio mobil di Amerika Serikat ini, harga speaker jenis split saat ini sudah terjangkau. "Bisa di bawah Rp 1 juta, tetapi tentunya harga juga menentukan kualitas. Bisa disesuaikan dengan kelas mobil dan budget yang tersedia," jelasnya.
 
Berikutnya, bila anggaran tersedia hanya cukup untuk membeli satu peranti lagi, antara speaker belakang dengan subwoofer, sebaiknya pilih subwoofer yang berfungsi menghasilkan suara bass yang solid.
 
"Besaran dayanya bisa ambil dua kanal yang tersisa dari head unit, tapi cari subwoofer yang daya optimalnya sesuai dengan output daya dari head unit," bilang Andrie. Pun begitu, Andrie menganjurkan agar pembelian subwoofer juga disertai dengan power amplifier agar kebutuhan daya mencukupi.
 
"Beberapa peranti subwoofer dan power amplifier dari Tiongkok bisa dipaket dengan banderol di bawah Rp 2 juta," jelasnya seraya menyebut subwoofer dengan power amplifier dalam satu kemasan juga tersedia dengan wujud lebih slim.
 
Penasaran bukan?