GIIAS 2017: Inilah Wujud Penyegaran New Dyna, Varian Untuk Off-road Dilengkapi Torsen LSD

by Yulian Lahardi

GIIAS 2017: Inilah Wujud Penyegaran New Dyna, Varian Untuk Off-road Dilengkapi Torsen LSD
Toyota hadirkan New Dyna sebagai penyegaran sesuai kebutuhan para pengusaha niaga. Terdapat enam line-up terbaru baik heavy duty maupun medium duty.

 

New Toyota Dyna di segmen Truk 2 Ton atau sering disebut truk engkel dengan  6 line-up terbaru akhirnya diperkenalkan ke masyarakat  di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE, BSD, Tangerang. Dalam hal ini, Toyota terus melakukan penyegaran terhadap Dyna baik dari sisi eksterior maupun interior, termasuk performa engine.

Sejalan dengan perkembangan kebutuhan transportasi di dunia usaha saat ini, penyegaran dilakukan untuk memperkuat kinerja New Dyna agar kapasitas beban (loading capacity) dan kapasitas muatan (payload capacity) yang lebih besar serta efisiensi pemakaian bahan bakar yang lebih tinggi.

Seperti yang diutarakan Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto, bahwa Toyota memperkenalkan 6 line-up baru untuk memperkuat jajaran New Dyna, guna menggantikan 11 line-up sebelumnya agar semakin sesuai untuk mendukung kebutuhan usaha pelanggan. “Kami hanya menawarkan line-up Dyna yang terbaik untuk mendukung kinerja usaha pelanggan agar lebih optimal,” kata Soerjopranoto.

Saat ini, Toyota Dyna hadir dalam 18 pilihan line-up. Enam line-up terbaru New Toyota Dyna, yaitu 130 HT Ekspedisi Std, 130 HT Ekspedisi High Gear, 130 HT Ekspedisi LWB, untuk truk dengan beban berat (Heavy Duty),  Kemudian untuk pemakaian beban sedang (Medium Duty), 130 XT LWB, 130 XT BUS LWB dan 110FT LWB.

Melihat dari sosoknya, New Toyota Dyna 130 HT, 110 ET dengan 6 ban ini diposisikan sebagai truk untuk mengangkut beban berat dengan performa yang lebih tangguh untuk jalanan tanah atau berbatu (off road).

Sekadar catatan, khusus untuk 130 HT Off Road, sudah menggunakan teknologi Torsen LSD yang membagi momen puntir ke setiap roda sesuai kebutuhan. Teknologi ini mencegah terjadinya slip saat melalui jalan tanah, berbatu atau berlubang.

Sementara itu truk enam ban 130 HT Ekspedisi diposisikan sebagai truk untuk mengangkut beban berat di jalan raya (on road) dengan kapasitas muatan lebih besar. Bagian belakang (Rear Over Hang) ditingkatkan sehingga kapasitas muatan (Payload Capacity) menjadi lebih besar.

Berikutnya untuk 130 XT dan 110 FT yang juga menggunakan 6 ban diposisikan untuk truk dengan beban sedang (Medium Duty) dengan kapasitas muatan lebih besar. Selain itu juga rear over hang  yang lebih panjang dengan gear ratio juga lebih ditingkatkan agar kapasitas beban bisa lebih besar. Penggunaan bahan bakar lebih hemat karena menggunakan transmisi manual teknologi terbaru.

Sedangkan Dyna 110 ST adalah truk 4 ban diposisikan untuk mengangkut beban ringan (Light Duty) dengan rear over hang yang lebih panjang untuk meningkatkan volume dan kapasitas beban yang lebih besar. Tidak sebatas engine dan chasis, eksterior dan interior New Dyna juga mengalami penyegaran. 

Untuk engine, New Dyna masih tetap mempertahan dua pilihan, yaitu mesin WO4D-TR dengan kapasitas 4.000 cc dan mesin WO4D-TP.

Dilihat dari price list terbaru, terlihat banderol New Dyna ada di rentang harga Rp 262,3 juta hingga Rp 319,7 juta.