Lamborghini : Lahir Berkat Rasa Dongkol Pada Ferrari

by Suryo Sudjatmiko

Lamborghini : Lahir Berkat Rasa Dongkol Pada Ferrari
Siapa menyangka, terciptanya supercar ini akibat dendam kepada Enzo Ferrari.

Ferruccio Lamborghini merupakan pengusaha traktor sukses pemilik Lamborghini Trattori. Ia pun menggemari mobil sport. Salah satunya Ferrari GT250. Ia mengeluh soal kopling mobil tersebut pada Enzo Ferrari dan dijawab sekenanya, karena menganggap Ferrucio hanya tahu soal traktor, bukan pada mobil sport.

Sebagai seorang yang memahami teknik dan mekanikal, Ferrucio pun membongkar part kopling Ferrarinya itu. Ternyata perangkatnya memiliki kesamaan dengan milik traktor bikinannya. Ferruccio pun lantas memperbaikinya sehingga pengoperasiannya lebih ringan.

Kekesalannya pada Enzo belum bisa ia lupakan. Bahkan Ferrucio berkeinginan untuk membuat mobil sportnya sendiri. Tak tanggung-tanggung, ia pun ‘membajak’ mantan desainer Ferrari, Gianpaolo Dallara dan Bob Wallace, yang kemudian menghasilkan Lamborghini 350GT. Karya selanjutnya adalah Miura yang menjadi salah satu supercar legendaris bermesin tengah.

Automobili Lamborghini S.P.A sendiri berada di bawah kepemilikan Ferruccio sejak 1963-1972. Selanjutnya pabrikan ini berganti-ganti kepemilikan termasuk pernah dimiliki oleh Setiawan Djody salah satu pengusaha Indonesia pada tahun 90-an. Lamborghini pun kemudian dibeli oleh Audi pada 1998.