Toyota 86 : Ini Plug n Play, Bukan Modif Custom

by bautenam

Toyota 86 : Ini Plug n Play, Bukan Modif Custom
Semua yang dimodifikasi harus pakai aksesori yang plug and play, karena tidak ada waktu untuk bikin versi customized.

 

Tidak banyak memang orang yang seperti Herman Sutanto ini. "Saya hanya mau pakai aksesori yang plug and play, tidak ada yang custom karena buang waktu saja," ujar pemilik Subaru BRZ ini. Bisa dimaklumi, kesibukannya sebagai pengusaha membuatnya nyaris tak ada waktu untuk menunggu parts custom dibuat.

Beruntung ia kenal dengan dr. Lukman Aryadi yang Toyota 86 juga sudah dimodifikasi. "Saya percayakan ke Lukman, saya tahu ia punya taste yang bagus," ujar Herman, sapaan akrabnya. Mobil pun dikirim ke Jakarta dari tempat tinggalnya di Banyumas, Jateng. 

Untuk Subaru BRZ, widebodykit Aimgain X Stancenation GT ver. 1 ini adalah yang pertama di Indonesia menurut Lukman. Selain itu Herman juga pakai kap karbon lansiran Varis yang dicat sewarna bodi dan di bagasi pakai GT wing Voltex carbon. Soal harga,  "Sekitar Rp 60 jutaan juga, tapi tidak termasuk kap Varis dan GT Wing Voltex carbon. GT wing itu harganya Rp 35 juta sendiri...hahaha," gelak Lukman. 

Untuk pelek, Herman pilih BC Forged LE10  dengan ukuran 18x10,5+11,5 inci dan dibalut ban Advan Neova AD08 ukuran 235/40R18 depan dan 255/35R18 belakang. 

Lalu air suspension Airforce Gold juga dipasang berikut Voodoo rear control arm dan SPC Performance rear toe. Demi keamanan, BBK AP Racing CP5200 330 mm 4pot dipasang menggantikan rem standar depan berikut Goodridge stainless brake line. 

Meski jarang ngebut, Herman meminta Lukman untuk membuat mesinnya jadi lebih powerful. "Supercharger kit HKS V1 paling pas nih!" tukas Lukman. Sekalian HKS equal length header dan spec L carbon exhaust kit dipasang, untuk ECU di reflash tuning dengan BRZEdit. BRZ ini juga yang pertama mengaplikasikan manifold dari bahan alloy. "Yang berwarna merah itu manifoldnya," tutur Lukman. 

Untuk interior, BRZ Herman jok belakangnya dicabut dan diganti dengan panel karbon Seibon berikut panel karbon dasbor ART. Selebihnya headunit Alpine dengan power Genesis dan speaker Crescendo mengisi bagian audionya.