FIA Mobility Conference 2017 : Indonesia Dukung Aktivitas Wisata

by Benny Averdi

FIA Mobility Conference 2017 : Indonesia Dukung Aktivitas Wisata
IMI tak hanya beraktivitas di motorsport saja, tetapi mempunyai aktivitas wisata (mobility). Hal ini bisa dimanfaatkan melalui program kerja Road Safety yang didukung oleh FIA dan UN

Sebagai induk organisasi otomotif di Tanah Air yang memiliki 2 (dua) Pilar Utama yaitu Wisata dan Olahraga. Mulai saat ini Pilar Wisata akan mulai lebih diaktifkan dengan konsep dan sistem sebagaimana Pilar Olahraga yang telah berjalan. 

Guna menambah perkembangan pengetahuan dan wawasan di bidang Wisata IMI, maka Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat kembali berpartisipasi pada FIA Mobility Conference 2017.

Acara ini diselenggarakan di Tokyo, Jepang pada 25 - 29 September 2017, diwakili langsung oleh Ahmad Sahroni (Wakil Ketua Umum Wisata) dan Jeffrey JP (Sekretaris Jenderal) serta Christine Gunadi  (Sekretaris Wisata)   

“IMI akan mendorong kegiatan bidang Wisata bersama-sama dengan 34 IMI provinsi serta komunitas otomotif, mobil dan sepeda motor, agar masyarakat di Indonesia khususnya dan masyarakat internasional pada umunya akan mengetahui bahwa IMI bukan hanya beraktivitas di olahraga (motorsport), tetapi juga mempunyai aktivitas di wisata (mobility)," ungkap Ahmad Sahroni.

Ia juga melanjutkan, bahwa hal tersebut bermanfaat bagi masyarakat keseluruhan melalui program-program kerja pada Road Safety (support oleh FIA dan UN) – Wisata/Touring – Tanggung Jawab Sosial. 

"Harapan kami agar seluruh pengetahuan mengenai keanggotaan, inovasi dan kolaborasi yang dikembangkan oleh FIA, bisa sejalan dan segera dapat kami aplikasikan demi kemajuan dan kemanfaatan isata otomotif di Tanah Air,” ujar Ahmad Sahroni.  

FIA Mobility Conference yang kali ini telah memasuki tahun ke-25 (dua puluh lima) penyelenggarannya, hal ini merupakan bentuk komitmen dan konsitensi FIA untuk membantu UN dan dunia secara global melalui inovasi dan langkah nyata (action).

Langkah nyata tersebut ditujukan menekan angka kematian di jalan raya, dengan program #3500LIVES serta SMART CITY bersama-sama 220 Negara di dunia. HAl ini juga mengolaborasikan perkembangan teknologi otomotif serta potensi wisata otomotif di dunia

Sementara Sekretaris Jenderal IMI, Jeffrey JP mengemukakan pendapatnya, bahwa keberadaan wisata otomotif sudah seharusnya bisa menjangkau dan bermanfaat pada seluruh aspek kehidupan di masyarakat.

"Karena aktivitasnya yang meliputi keselamatan selama berkendaraan serta memperkenalkan destinasi pariwisata diseluruh Indonesia melalui touring-touring mobil / sepeda motor, bersamaan dengan aksi peduli dan sosial terhadap masyarakat sekitar yang membutuhkannya," kata Jeffrey. 

Ia menambahkan, ini merupakan proses perubahan bidang wisata IMI, di mana kita perlu melaksanakan secara bersama-sama untuk meningkatkan benefit melalui inovasi yang tepat serta berkolaborasi dalam memberikan pelayanan yang positif bagi para Komunitas Otomotif di Indonesia

FIA Mobility Conference 2017 ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh sebagai pembicara, seperti Yuriko Koike (Gubernur Tokyo); Clive Humby (Data Scientist Starcount); Gabe Klein (CityFy); Monty C.M Metzger (DigitalLeaders.co); DR Keisuke Onishi (NAVITIME JAPAN Co. Ltd); Filipo Bettini (Pirelli – UN Global Compact Lead); Dave Cliff (Global Road Safety Partnership); Torine Creppy (Safe Kids Worldwide); Jorge Delgado (RACE – Red Bull Young Drivers Academy); Yu Wei Li (Transport Divisin at UNESCAP); Theo Sathananthan (Lonely Planet); William Tang (Ecoservice); Roberto Vavassori (Brembo); Alan Woodland (INVERS Mobility Solutions).