Akuisisi Mitsubishi, Nissan Ancam Posisi VW dan Toyota

by RR21

Akuisisi Mitsubishi, Nissan Ancam Posisi VW dan Toyota
Nampaknya Nissan melihat peluang besar untuk siap memperkuat eksistensinya di pasar otomotif dunia.

Sesuai dengan peraturan yang berlaku di Jepang, kepemilikan saham lebih dari 30% telah membawa Nissan Motor Corporation (Nissan) menjadi pemegang saham mayoritas Mitsubishi Motor Company (MMC). Nissan dan MMC mengklaim bahwa kerjasama ini akan memberikan pengaruh saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Pasar saham Jepang bereaksi negatif terhadap keputusan Nissan mengakuisisi MMC. Saham Nissan dilaporkan turun 1,4% pada penutupan perdagangan di Tokyo kemarin (12/5). Di sisi lain salam Mitsubishi melonjak 16% dengan adanya aksi penyelamatan yang dilakukan Nissan terhadap perusahaan otomotif yang telah berkiprah lebih dari empat dekade ini ditengah kisruh skandal konsumsi bahan bakar.

Nampaknya Nissan melihat peluang besar untuk siap memperkuat eksistensinya di pasar otomotif dunia. Dengan mencaplok MMC, Nissan akan berada pada jajaran pabrikan otomotif yang bermain di angka penjualan 10 juta unit membayang-bayangi posisi VW dan Toyota.

Penjualan global Nissan-Renault telah mencapai angka 8,5 juta unit setahun. Ditambah dengan performa penjualan Mitsubishi global yang menembus angka lebih dari 1 juta unit per tahun, akan membawa Nissan menjadi raksasa baru di kancah peta otomotif dunia.